Pengaruh Art Nouevau: Lilium

Posted in Art Nouveau on Mei 17, 2008 by kecoabakartd1a

Setelah sekian lama blog ini terbengkalai saya mendadak teringat akan sebuah video yang terang-terangan mengambil gaya Art Nouveau dan akhirnya saya posting saja di sini, silakan dilihat

Video ini adalah potongan dari anime “Elfen Lied”, bagian opening song-nya yang berjudul Llilium. Terlihat jelas kalau gambar-gambar yang ditampilkan diadopsi dari karya-karya Gustav Klimt.

Perbandingan gambar:

Gambar pertama menampilkan lukisan “the Kiss” dan yang kedua “Water Serpents I”

Lalu video berikutnya

Yang ini adalah video ending song berjudul “Be Your Girl”. Sekali lagi mengadopsi lukian karya Gustav Klimt.

Perbandingan gambar:

Gambar diatas adalah karya Gustav Klimt bernama “Danae”

Pengaruh Pop Art di seluruh dunia

Posted in Tinjauan Desain 1 on Maret 26, 2008 by kecoabakartd1a

Memang Pop Art tidak termasuk dalam 7 pokok bahasan mata kuliah tinjauan desain satu di blog ini, tapi apa salahnya kita bahas sedikit, toh Pop Art juga merupakan salah satu bagian dari perkembangan desain di dunia.

Pengaruh Pop Art paling tampak jelas di sekitar adalah gaya gambar dari kartun-kartun dan komik-komik yang berciri 2 dimensi dan kebanyakan memiliki outline dalam gambarnya. Sehari-haripun kita bisa melihat gambar-gambar yang bersangkutan di sekitar kita, entah dalam iklan, poster, buku komik, apapun.

tanpa basa-basi, kami tunjukkan saja contoh-contoh gambarnya

spongebob! Narutoooo Potemayo komik indo Ragnarok Gunslinger

Jadi terlihat gaya-gaya gambar yang terkena pengaruh pop art di sini, 2 dimensi, kartun, warna-warna yang blok, dan sebagainya. Yang pertama adalah spongebob, kartun amerika yang tayang di saluran Nickelodeon. Cukup terkenal di TV Indonesia tahun lalu dan mungkin sekarang juga masih.

Kemudian gambar kedua dan ketiga adalah dari anime. Yang bergambar anak muda memakai baju orange (seperti tukang sampah menurut anggota kami Prasetyo) adalah Naruto, anime yang sedang digemari banyak anak-anak Indonesia sekarang ini (bahkan sampai kehilangan nyawa. bravo). Lalu yang bergambar makhluk kecil imut-imut itu berjudul “Potemayo”, anime yang mungkin tidak dikenal sama sekali di Indonesia kecuali di kalangan pecinta anime yang cukup hardcore. Kenapa saya (Kecoabakar, Alvin D.) memilih judul yang tidak terkenal untuk ditampilkan? Ya karena imut. Saya suka yang imut-imut. Tapi mengesampingkan terkenal tidaknya atau imut tidaknya, gaya gambar dari anime secara tidak langsung juga terkena pengaruh Pop Art secara awal mulanya anime adalah tiruan dari kartun Amerika.

Gambar keempat adalah komik Indonesia berjudul Benny & Mice. Kita dapat melihatnya di koran Kompas tiap hari Minggu bersama dengan Panji Koming dan komik-komik lokal lainnya. Di sini juga tentunya terlihat ciri-ciri yang terlihat di komik-komik pada umumnya, 2 dimensi dengan outline. Benar, sekali lagi, merupakan salah satu ciri Pop Art.

Yang terakhir merupakan ilustrasi karakter “Gunslinger” dari game online yang sempat booming di Indonesia, RAGNAROK ONLINE. Game ini berasal dari Korea, namun dari gaya gambarnya terlihat pengaruh dari anime, yang dipengaruhi kartun Amerika. Begitulah, pada akhirnya Pop Artlah yang mempengaruhi gaya desain game ini.

Masih banyak lagi contoh-contoh selain yang saya paparkan yang bisa kita temui di sekitar kita. Saya pernah diajarkan bedanya pop dan klasik, yaitu pop bersifat populer dalam waktu yang singkat saja, sementara klasik adalah selamanya (credit goes to Mr. Yassir Malik). Namun bisa kita lihat bahwa ada juga yang abadi dari pop, pengaruhnya…

Daftar Pustaka

Posted in Daftar Pustaka on Maret 26, 2008 by kecoabakartd1a

Buku:

Adityawan S, Arief, Tinjauan Desain: Dari Revolusi Industri hingga Posmoderen, Jakarta: UPT Penerbitan Universitas Tarumanagara, 1999.

Website:

http://en.wikipedia.org/wiki/Futurism_(art)
http://en.wikipedia.org/wiki/Constructivism_%28art%29
http://en.wikipedia.org/wiki/De_Stijl
http://www.tiscali.co.uk/reference/encyclopaedia/hutchinson/m0015421.html
http://www.suphawut.com/art/western/piet_mondrian.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/art_nouveau
http://en.wikipedia.org/wiki/art_deco
http://en.wikipedia.org/wiki/Arts_and_Crafts_movement
http://en.wikipedia.org/wiki/Bauhaus
http://www.tate.org.uk/collections/glossary/definition.jsp?entryId=82
http://www.arthistoryguide.com/De_Stijl.aspx
http://www.britannica.com/ebc/article-9356769

The Arts and Crafts Movement

Posted in Arts and Crafts Movement on Maret 20, 2008 by kecoabakartd1a

The Arts and Crafts Movement

The Arts and Crafts movement pada permulannya berkembang di Inggris selama setengah abad terakhir ini. Kemudian gaya ini dipelajari oleh designer – designer Amerika, dengan hasil sedikit berbeda. Di USA, gaya the Arts and Crafts juga dahulu dikenal sebagai gaya Mission.

Pergerakan ini, dimana menantang rasa dari era Victoria, diinspirasikan oleh keprihatinan penyusunan kembali sosial oleh pemikir – pemikir, seperti Walter Crane dan John Ruskin, bersama dengan idaman para pembaharu dan para desainer.

Maksud mereka tentang desain yang baik disambungkan dengan maksud mereka tentang sebuah masyarakat yang baik. Ini merupakan sebuah pandangan tentang sebuah masyarakat dimana pekerja tidak dipaksa untuk bekerja oleh kondisi pekerjaan di perusahaan – perusahaan, tetapi agak dapat mengambil kebanggaan pada keterampilan dan kemampuannya. Berkembangnya sebuah kelas pemakai serupa dengan berkembangnya kebaikan konsumen yang dihasilkan dengan tangan. Pada periode ini, kebaikan – kebaikan mesin sering berimbas malang pada desain dan kualitas. Ruskin, Morris, dan lainnya bermaksud bahwa akan lebih baik untuk semua jika keahlian individu dapat dibangkitkan atau dihidupkan kembali. Para pekerja juga kemudian dapat memproduksi objek – objek yang indah yang mempertunjukkan hasil dari keahlian yang baik, seperti menentang produk – produk jelek dengan jumlah produksi banyak. Hingga tujuan untuk menciptakan desain bahwa…” untuk orang – orang dan oleh orang – orang, dan sumber kesenangan untuk pembuat dan juga untuk pengguna”. Pekerja dapat menciptakan benda – benda yang indah yang akan mempertinggi kehidupan orang – orang biasa., dan saat waktu yang bersamaan menyediakan pekerjaan yang layak untuk para seniman yang mempunyai keahlian dan keterampilan teknik

Pada pertengahan , serikat pekerja menyediakan sebuah model untuk sistem produksi kerajinan yang baik. Ide – ide estetis juga dipinjamkan dari orang – orang Eropa pertengahan dan sumber – sumber Islam. Ide orang Jepang juga menggabungkan bentuk – bentuk awal Arts dan Craft. Bentuk – bentuk gaya Arts dan Crafts khusus garis lurus dan kaku, dengan motif – motif bergaya dekoratif pertengahan dan desain Islam. Di samping William Moris, Charles Voysey merupakan salah satu penemu penting dalam gaya ini. Salah satu desainer pada periode ini, Own Jones, mempublikasikan sebuah buku berjudul “The Grammar of Ornament”, dimana merupakan sebuah sumber buku tentang elemen – elemen desain dekoratif bersejarah, secara garis besar diambil dari pertengahan dan sumber – sumber Islam. Pekerjaan ini lalu menginspirasikan kegunaan dari sumber – sumber bersejarah serupa oleh desainer – desainer lainnya.

Bagaimanapun, lambat laun pergerakan the English Arts and Crafts datang kepada tekanan keahlian pada biaya promosi dalam jumlah banyak. Hasilnya merupakan buatan yang sangat indah dan potongan – potongan dekorasi yang hanya dapat diberikan kepada orang yang benar – benar kaya. Jadi ide seni untuk orang – orang hilanglah sudah, dan hanya beberapa ahli dapat mambuat potongan – potongan bagus ini. Hal ini memjadikan gaya Arts and Crafts menjadi dikenal sebagai ” Gaya Estetis “. Membagikan beberapa karakteristik dengan pergerakan Art Nouveau orang – orang Perancis dan Belgia, untuk didiskusikan di bawah.

Bagaimanapun, di Amerika, desain untuk rakyat jelata dapat secara penuh disadari, walau pada biaya khas keahlian individu yang baik pada gaya Inggris. Di New York, Gustav Stickley mencoba untuk melayani sebuah pasar kelas menengah yang berkembang. yang mencari kemampuan., furniture yang baik. Dengan menggunakan metode perusahaan untuk memproduksi komponen – komponen dasar, dan kegunaan para ahli untuk menyelesaikan dan memasang, ia mampu untuk memproduksi secara kuat, furniture yang berguna dimana dijual pada jumlah yang banyak, dan tetap bertahan. Garis lurus, bentuk – bentuk Arts and Crafts Amerika datang untuk mendominasi arsitektur orang – orang Amerika, Interior, furniture pada akhir abad ke 19 dan awal abad ke 20.

Istilah gaya Mission juga digunakan untuk menggambarkan furnitur Arts and Crafts dan desain di Amerika. Kegunaan istilah ini mewakili pengaruh dari furnitur tradisional dan interior dari Amerika bagian barat daya, dimana memiliki fitur – fitur biasa dengan bentuk – bentuk Arts and Crafts Inggris. Charles dan Henry Greene merupakan arsitek – arsitek penting gaya Mission di California. Gaya Barat daya juga menggabungkan elemen – elemen Hispanic yang diasosiasikan dengan arsitektur awal Mission dan Spanish, dan desain asli orang Amerika. Koleksi – koleksi benda – benda menjadi terkenal pada pereempatan pertama abad ke 20.

Pengaruh – Pengaruh pada seni

Eropa

Secara meluas dipertunjukan di Eropa, kualitas kesederhanaan gaya The Arts And Crafts Movement dan penggunaan material – material menginspirasikan desainer – desainer seperti Henry van de Velde dan pergerakan seperti Art Nouveau, grup Belanda De Stijl, Vienna Secesision, dan akhirnya Bauhaus. Pergerakan dapat dinilai sebagai pendahuluan dari Modernism, dimana bentuk murni, dilucuti pada perkumpulan bersejarah, akan dipakai sekali lagi kepada produksi industri.

Di Rusia, Viktor Hartmann, Viktor Vasnetsov dan seniman lainnya berkumpul dengan Abramtsevo Colony mencoba untuk menhidupkan kembali semangat dan kualitas dari seni dekoratif orang Rusia abad pertengahan.

Wiener Werkstatte, ditemukan pada tahun 1903 oleh Josef Hoffman dan Koloman Moser, memainkan peran sendiri pada perkembangan Modernism, dengan gaya Wiener Werkstatte.

Amerika

Di Amerika, the Arts and Crafts Movement menerima dengan secara lebih istimewa selera kaum burjuis. Saat orang Eropa mencoba untuk menciptakan kembali buruh kerajinan yang berbudi tinggi yang dihancurkan oleh perindustrian, orang Amerika mencoba untuk mendirikan sebuah sumber baru untuk menggantikan produksi kerajinan yang bersifat kepahlawanan., selera rumah kelas menengah Mereka berpikir bahwa kesederhanaan tetapi estetis dekoratif Arts and Crafts yang beradab akan memuliakan pengalaman baru dari bidang konsumen industri yang baru. Pendek kata, Arts and Crafts Movement Amerika merupakan rekan dari pergerakan politik sementara : Progressivism.

Di Amerika, Arts and Crafts Movement menimbulkan usaha variasi yang luas untuk mengintrepetasikan kembali kebaikan Arts and Crafts orang Eropa untuk orang Amerika. Ini termasuk ” Para Ahli “- gaya arsitektur, furniture, dan seni dekoratif lainnya seperti desain – desain yang dipublikasikan oleh Gustav Stickley di majalahnya, The Craftman. Desainnya sering disebut sebagai ” Mission Style ” termasuk tiga bentuk perusahaan oleh kakak – kakaknya, komunitas Roycroft ditemukan oleh Elbert Hubbard, ” Prairie School ” Frank Lloyd Wright, dan lain – lainnya. Gaya bungalow California saat ini di Amerika sangatlah hebat dan terkenal.

De Stijl

Posted in De Stijl on Maret 20, 2008 by kecoabakartd1a

De Stijl (1917-1932)

Paralel dengan gerakan-gerakan desain yang radikal seperti Konstruktivisme Rusia, Bauhaus, dll, aliran De Stijl muncul pada situasi sosial yang tak menentu akibat PD I. Sebagai sinyal berakhirnya dogma dan tradisi kebudayaan dari akhir abad ke-19, De Stijl menolak seni Borjuis yang naturalistis dan pemujaan individualitas dalam Romanticism (yang anti keuniversalan dari Neo-Klasik).

De Stijl adalah aliran seni yang tidak representasional, tidak ilustratif ataupun naratif. De Stijl dianggap sebagai penangkal dari konflik antara universalitas dan individualitas. Menggunakan bentuk-bentuk geometris dengan susunan konstruksi yang sangat teknis dan sudut pandang yang tepat. Aliran ini meliputi seni dua dimensi dan tiga dimensi, arsitektur, dan juga tipografi.

De Stijl berasal dari nama sebuah majalah seni di Belanda yang terbit antara tahun 1917-1931. De Stijl adalah bahasa Belanda untuk kata “The Style”. Tokoh-tokoh utama pendirinya adalah pelukis: Piet Mondrian dan Theo van Doesburg, kemudian bergabung arsitek: Gerrit Rietveld dan Jacobus Johannes Pieter Oud.

Awalnya pelukis yang bernama asli Pieter Cornelis Mondriaan (1872-1944) merupakan seorang pelukis natural, kemudian banyak dipengaruhi oleh Kubisme Picasso. Namun Kubisme tidak mengembangkan abstraksi secara optimal sebagaimana yang diinginkan oleh Mondrian: “the expression of pure reality” (fachereau, 1994:20). Oleh karena itu, dikembangkanlah abstraksi penuh yang kemudian disebut Neo-Plasticism.

Neo-Plasticism adalah nama lain gerakan De Stijl. Menekankan kelenturan bidang dengan cara memanfaatkan garis vertikal-horisontal. Warna yang dipakai adalah warna-warna primer (biru-merah-kuning) dan hitam, putih, dan abu2. Pandangannya bahwa kanvas adalah permukaan yang datar, harus berisikan elemen-elemen yang datar saja yang menyebabkan dia menghilangkan semua garis lengkung dan memakai garis lurus saja.

Neo-Plasticism memanggil mereka yang percaya perlu adanya pembangunan ulang dalam seni dan budaya dengan cara menghancurkan hal-hal yang menghambat perkembangannya. Mereka menghilangkan batasan-batasan dalam bentuk natural dan apa saja yang menghadang the expression of pure reality. Karya-karyanya dimaksudkan untuk mengekspresikan suatu masa depan dari dunia yang mengalami perubahan besar dalam politik dan sains. Karena itu, sesuai dengan dunia yang semakin terpengaruh oleh sains dan matematika, elemen-elemen kompleks yang natural (garis-garis lengkung dan diagonal, tekstur, dan warna) ditiadakan hingga tersisa garis vertikal-horisontal dan warna-warna primer pada bidang datar.

Intinya adalah merepresentasikan dunia dengan disimplifikasi (minimalis). Mengekspresikan “pure reality”, essence of the subject dengan cara yang paling sederhana tanpa menampilkan detil dan imej aktualnya, melainkan hanya komposisi yang seimbang (tetapi harus terbentuk dari bagian-bagian yang asimetris). Mondrian melihat batas-batas asimetris dari komposisinya sebagai perbandingan dari keseimbangan dari kekuatan yang berlawanan: Manusia dan alam, individu dan masyarakat, dan seterusnya. Balance dan ritme ditingkatkan dengan hubungan antara proporsi-lokasi dan melalui penggunaan oposisi. Dengan niat membuat karyanya terlihat tidak subjektif dan seperti mesin, seniman De Stijl yang diwakili para cubist dan futurist berharap sebuah komunitas bisa terbentuk dengan menolak individualitas dan mendukung keinginan bersama..

Gerakan De Stijl juga menjadi gerakan yang mengawali logo design.

Istilah Neo-Plasticism digunakan oleh Mondrian pada tahun 1920 dan tampak dalam karya-karyanya, salah satunya yang terkenal adalah Composition with Red, Yellow, Blue and Black (1921). Ia mengundurkan diri dari majalah De Stijl pada tahun 1923 setelah van Doesburg melukis dengan mengadopsi elemen-elemen diagonal di dalamnya. Van Doesburg melanjutkan penerbitan De Stijl hingga tahun 1931

Seorang Arsitek Belanda yang mendapat ilham dari gaya lukisan Mondrian adalah Gerrit Thomas Rietveld. Rietveld merancang rumah, interior dan furniturnya untuk seseorang bernama Truus Schroeder dengan mengikuti gaya lukisan Mondrian. Rumah tersebut, Schroeder’s House (1924) dan kursi di dalamnya Red/Blue Chair (1918-1923) menjadi hasil karya yang terkenal dan merupakan contoh dari yang disebut juga gaya modern minimalis.

Schroeder’s House dibuat dengan tampilan luar yang asimetris, dengan dinding-dinding pemisah yang moveable di dalamnya menggambarkan kedinamisan dan ide Neo-Plasticism tentang objek yang melayang dalam ruang. Panel-panel bergerak ini memungkinkan penghuni untuk memilih menjadikan rumahnya sebagai satu ruang yang luas atau ruang-ruang yang terpisah.

Kursi Red/Blue Chair bentuk dan warnanya didesain sedemikian rupa sehingga dapat tampak seperti bidang dua dimensi yang menyatu dengan ruang sekitarnya. Saat diletakkan di ruang yang gelap, bidang sandaran (warna merah) dan bidang dudukan (warna biru) akan terlihat menonjol, sedangkan batang-batang kayu penopangnya yang berwarna gelap seakan terserap dan tidak terlihat.

Aliran De Stijl mempengaruhi aliran Bauhaus melalui Theo van Doesburg yang mengajar pada sekolah Bauhaus. Aliran De Stijl pudar juga ditandai dengan kematian teoretikus dan penerbit majalah utamanya, Theo van Doesburg pada tahun 1931.

Contoh-contoh karya De Stijl:

Counter Composition Composition Interrelation of Volumes Composition by Piet Mondrian Tableau no.2 card players

Betul saudara-saudara, gambar terakhir adalah lukisan orang bermain kartu karya Theo van Doesburg. Bahkan saya kaget.

Art Nouveau

Posted in Art Nouveau on Maret 19, 2008 by kecoabakartd1a

Art Nouveau

Sebuah gaya dekorasi dan arsitektur internasional yang berkembang tahun 1880 dan 1890an. Nama ini berasal dari Maison de l’Art Nouveau, galeri desain interior yang buka di Paris tahun 1896, tapi sebenarnya gerakan ini memiliki banyak nama di seluruh Eropa. Di Jerman gerakan ini disebut Jugendstil, diambil dari majalah Diejugend (pemuda) yang dipublikasikan sejak tahun 1896. Di Itali bernama “Stile Liberty” dari nama toko Liberty Style. Di Spanyol bernama “Modernista”, di Austria bernama “Sezessionstil” dan, di Prancis sendiri, istilah bahasa Inggris “Modern Style” sering juga digunakan, menekankan dari mana gerakan ini berasal.

Dalam desain, Art nouveau bercirikan bentuk ranting-ranting tumbuhan yang berlekuk-lekuk dan berlawanan dengan historicism yang menjamur di abad 19. Penekanannya dalam dekorasi dan kesatuan seni menghubungkan gerakan ini dengan gagasan simbolis kontemporer dalam seni, seperti yang terlihat pada karya seni secessionist di Vienna. Namun gerakan ini juga berasosiasi dengan gagasan arts and crafts, dan dengan itu, Art Nouveau membangun jembatan antara Morris dan Gropius.

Di Inggris, gaya ini diperagakan oleh arsitektur Rennie Mackintosh, dan karya desain Macdonald bersaudara. Pengaruh Morris yang tersisa di Inggris memperlambat kemajuan gaya baru desain ini meski Mackmurdo, Godwin, Townsend, dan bahkan Voysey semakin condong kea rah Art Nouveau. Gaya ini paling terasa dalam bentuk ilustrasi, misalnya the Yellow Book, the Studio, the Savoy, the Hobby Horse, dan melalui karya Beardsley, Gambar Ricketts dan Selwyn.

Di Prancis, meskipun ada Guimard dengan desain kaca dan metronya yang terkenal, gerakan ini paling dapat diekspresikan dalam seni terapan, terutama gelas-gelas dari Lalique (1860-1945) dan Galle (1846-1904). Di Belgia, gaya ini dingkat melalui Societe des Vingts (Les Vingt) berdiri tahun 1884, termasuk di dalamnya Ensor dan juga arsitek Art Nouveau Horta dan Van de Velde sebagai anggotanya. Di Spanyol gaya ini berpusat pada Gaudi di Barcelona. Di Vienna, arsitek seperti Wagner, Hoffman , dan Olbrich, dan seniman seperti Klimt berkumpul untuk mempromosikan gaya ini melalui majalah Secessionist Ver sacrum. Di Jerman, gerakan ini terbelah antara kebiasaan dekoratif Otto Eckman (1865-1902) dan majalah Pan, dan desain dari Behrens. Di Amerika arsitek seperti Sullivan dan Wright terpengaruh oleh gagasan-gagasan Eropa tapi menerapkan Art Nouveau dalam wujud yang berbeda, sementara desainer seperti Tiffany berpegang teguh pada gaya aslinya.

Ciri-ciri Art Nouveau

Dinamis dan mengalir, dengan garis-garis lengkung yang serasi, cukup menggambarkan gaya Art Nouveau. Tampilan lainnya adalah penggunaan hiperbola dan parabola di jendela, lengkungan, dan pintu. Tumpukan-tumpukan konvensional terlihat seakan menjadi hidup dan tumbuh menjadi bentuk-bentuk yang diambil dari tumbuhan. Seperti aliran desain lainnya, Art Nouveau mencari keharmonisan dalam bentuknya.

Art Nouveau dalam arsitektur dan desain interior membangkitkan kembali gaya dari era Victorian. Meski desainer Art Nouveau memilih dan memodernisasikan beberapa elemen abstrak dari gaya Rococo seperti tekstur api dan kerang, mereka juga mempergunakan bentuk organik sebagai sumber inspirasi, mengembangkan bentuk alami dari rumput laut, rumput dan serangga.

Wood-block Jepang, dengan garis lengkungnya, permukaan yang berpola, bagian kosong yang kontras, juga mempengaruhi Art Nouveau. Beberapa garis dan pola lengkungan menjadi kebiasaan grafis yang nantinya banyak ditemukan di karya-karya seniman di seluruh dunia.

Art Nouveau tidak menolak mesin seperti yang dilakukan Arts and Crafts, justru mesin digunakan untuk mendukung aliran ini. Untuk patung, material utama yang digunakan adalah kaca dan besi.

Art Nouveau dianggap sebagai aliran yang ‘total’, dalam arti aliran ini memiliki pengaruh dalam banyak bidang — arsitektur, desain interior, seni dekoratif termasuk diantaranya perhiasan, furniture, tekstil, peralatan makan, dan lampu, dan berbagai seni visual.

Contoh-contoh hasil karya Art Nouveau:

la Sagrada Familia by Antoni Gaudi Staircase of the House of Victor Horta The Kiss by Gustav Klimt Mucha's Cigarette poster

Tinjauan Desain, take 1

Posted in Tinjauan Desain 1 on Maret 11, 2008 by kecoabakartd1a

1. Art Deco

Art Deco merupakan gerakan desain internasional yang popular antara tahun 1920-1939, mempengaruhi gaya dekorasi dari arsitektur, desain interior, desain industry, sampai seni visual. Gerakan ini dalam arti tertentu merupakan penggabungan dari banyak gaya dan gerakan dari awal abad 20, termasuk di dalamnya constructivism, cubism, modernism, Bauhaus, art nouveau dan futurism. Kepopulerannya memuncak di Eropa tahun 20-an dan menyebar ke Amerika tahun 30-an. Banyak gerakan desain yang memiiki akar politik atau filosofi, namun art deco adalah murni dekoratif. Gaya ini berkesan elegan, fungsional, dan ultra modern pada waktu yang sama.Setelah Exposition Universelle (1900) banyak seniman Prancis membentuk perkumpulan yang bernama La Société des artistes décorateurs (perkumpulan seniman decorator). Pendirinya antara lain Hector Guimard, Eugène Grasset, Raoul Lachenal, Paul Follot, Maurice Dufrene, dan Emile Decour. Para seniman ini banyak mempengaruhi prinsip Art Deco secara keseluruhan. Tujuan perkumpulan ini adalah menunjukkan seni dekorasi Prancis yang berada di posisi teratas dan evolusi secara internasional. Tahun 1925 Mereka membentuk Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes (Exposisi Internasional industrial modern dan seni dekoratif).

Gerakan awalnya disebut Style Moderne. Istilah Art Deco sendiri baru dipatenkan oleh sejarawan seni bernama Bevis Hillier dan dipopulerkan dalam bukunya di tahun 1968, “Art Deco of the 20s and 30s”.

Jika harus dideskripsikan dalam 1 kata , Art Deco cocok dengan “kecepatan”. Di masa “great depression”, periode kedua art Deco, bangunan-bangunan biasanya menggunakan sedikit sekali ornamen dan bentuknya biasanya rata, kelihatan seperti mesin. Gaya Ar Deco dipengaruhi cubism, futurism, dan constructivism, tapi juga mengambil gaya desain geometris kuno seperti dari Mesir, Assyria, dan Persia. Desainer Art Deco banyak menggunakan bentuk-bentuk bertingkat, sudut-sudut tumpul, corak bergaris, dan dekorasi berwarna hitam. Intinya dari semua adalah bentuknya yang geometris dan format yang sederhana.

Dalam desain arsitektur, interior dan furniture

Desain Art Deco terutama Nampak dalam bangunan, arsitektur, dan furniture. Art Deco bermula di Eropa, tapi perkembangan besar daam desain arsitektur dan interiornya terjadi di Amerika. Sejak 1918 hingga perang dunia ke-2 banyak gedung pencakar angit yang dibangun di New York. Untuk desain interior, material baru seperti kaca block, neon, krom, terrazzo, peach atau cermin cobalt, dan panel kaca berwarna opaque menjadi umum digunakan.

Dalam seni murni dan desain industri

Art Deco dalam seni murni mencakup patung, lukisan, kerajinan tangan, dan gelas menggunakan format yang sederhana, garis yang bersih, dan warna-warna menyala. Perkembangan teknologi juga mempengaruhi Art Deco. Produk industrial seperti automobile, kapal laut, dan TV mulai diproduksi besar-besaran. Dalam desain kendaraan pengaruh Art Deco muncul pada bentuk mobil yang streamline, dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi aerodinamis, tidak terhambat dorongan udara dan dapat melaju lebih cepat. Namun kembali ke gayanya, desain streamline ini sesungguhnya disebabkan alasan dekoratif.

Dalam Poster, Buku dan Tipografi

Tulisan di Art Deco masih didasari bentuk yang sederhana dan format geometris, seperti Futura dan Broadway. Dalam pembuatan layout, desainer Art Deco Prancis menjelaskan: “layout harus bebas dari segala aturan. Untuk mendapatkan kombinasi yang bervariasi, sangat perlu m,embuat susunan yang seti pada sumbu horizontal-verikal. DApatkan komposisi miring atau lengkungan. Inilah teknik moderen untuk periklanan moderen.

Tokoh-tokoh

Tamara de Lempicka

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Tamara de Lempicka mungkin adalah pelukis paling terkenal di masa Art Deco. Ia lahir di Polandia dan pindah ke Rusia dimana ia tinggal sampai Bolsheviks menahan suaminya saat revolusi Rusia. Ia menjamin kebebasan suaminya dan meereka lari ke Paris. Di sana ia masuk ke Academie de la Grand Chaumiere dan belajar secara privat. Ia cukup dikenal sebagai seniman portrait.

Karya-karyanya dapat diihat di http://www.goodart.org/artoftdl.htm

Walter Dorwin Teague

Adalah seorang desainer Art Deco dan desainer industri. Dia mendesain kamera untuk Kodak, barang pecah belah untuk Steuben dan Texaco gas station.

Perusahaannya bkeerja sama dengan Boeing di tahun 1946 dengan desain interior pesawat penumpang Stratocruiser. Hubungan dengan Boeing telah berlangsung selama lebih dari 60 tahun dengan Studio Penerbangan Teague yang mengerjakan semua proyek pesawat Boeing 707, 747, 777, dan 787.

Kejyaan Teague masih berlangsung sekarang, perusahaannya masih berperan di bidang konsultasi desain industry. Berpusat di Seattle, Washington, Teague telah bekerja sama dengan klien-klien seperti Hewlett-Packard, Microsoft, dan Boeing.

Di bawah ini adalah Beau Brownie karya Teague

Beau Brownie

Marshall Fredericks

Lahir di Rock Island, Illinois, 31 Januari 1908. Ia lulus dari Cleveland School of Art di 1930 kemudian ia melakukan perjalanan keluar negri dengan Carl Milles menuju Swedia. Beberapa bulan kemudian ia belajar di berbagai akademi lain di Denmark, Jerman, Italia, dan Prancis. Kemudian ia berkeliling di Eropa dan Amerika Utara.

Di 1936 ia memenangkan kompetisi untuk mendirikan monumen Levi L. Barbour Memorial Fountain di Belle Isle di Detroit, Michigan. Setelah perang dunia 2 ia terus membangun berbagai air mancur, memorial, patung-patung free standing, relief, dan portret di perunggu dan material lainnya. Banyak hasil karyanya yang mengandung semangat dan jiwa humanis seperti mencerminkan dirinya sendiri.

Fredericks memperoleh berbagai penghargaan dari Amerika maupun luar negri atas pencapaian dekorasi dan kemanusiaannya. I memamerkan hasil karyanya di dalam dan luar negri.

Di bawah ini adalah salah satu karya Fredericks

Detroit Sprit

2. Constructivism

Atau Konstruktivizm adalah gerakan kesenian dan arsitektur di Rusia dari 1919 dan seterusnya yang membubarkan seni murni, digantikan dengan kesenian yang memiliki tujuan mendukung kehidupan sosial, terutama pembentukan sistem sosialisme. Merupakan kesenian resmi pemerintahan Bolshevik. Aktif hingga berakhir sekitar tahun 1934, memiliki dampak yang besar dalam perkembangan seni di Republik Weimar dan lain-lain, sebelum digantikan oleh realism sosialis. Di luar Rusia, aliran constructivisme berkembang di Jerman, tapi aliran ini juga tersebar di pusat-pusat kesenian seperti Paris, London, dan akhirnya amerika. Yang menyebarkan aliran ini keluar dari Rusia adalah tokoh-tokohnya. Naum Gabo, Antoine Pevsner, dan El Lissitzky membawa aliran ini ke amerika. Laszlo Moholy-Nagy datang ke Jerman dari Hungaria.

Seni constructivism ditandai oleh bentuk abstrak yang total dan penerimaan terhadap modernisasi sepenuhnya. Kebanyakan bentuknya sangat geometris, biasanya bersifat eksperimental, jarang bersifat emosional. Bentuk yang objektif lebih ditonjolkan daripada yang subjektif dari sudut pandang si seniman sendiri. Karya seninya juga sangat minimalis, banyak ang menggunakan bentuk-bentuk dasar. Banyak digunakan media baru. Sekali lagi, konteks dari keseniannya sangat krusial: para constructivist mencari kesenian yang teratur, menolak masa lampau dan mengarah ke dunia yang pengertiannya lebih luas.

Istilah constructivism pertama digunakan oleh Kazimir Malevich untuk mendeskripsikan karya Alexander Rodchenko di 1917. Constructivism adalah perkembangan dari futurism Rusia setelah perang dunia 1. Istilah ini akhirnya dipatenkan oleh pemahat Antoine Pevsner dan Naum Gabo, yang mengembangkan pendekatan industrial dalam karyanya.

Di 1921, kebijakan ekonomi baru diberlakukan di Uni soviet, yakni kapitalisme terbatas. Sejak sat itu Rodchenko, Stepanova, dan yang lainnya membentuk sebuah periklanan yang bersaing dengan bisnis komersil. Vladimir Mayakovsky dan Rodchenko bersama-sama membuat gambar-gambar yang eye-catching yang menampilkan warna-warna terang, bentuk geometris, dan tulisan yang bold. Ada juga yang membuat desain pakaian. Varvara Stepanova mendesain gaun-gaun dengan pola yang terang dan geometris.

Desain buku Rodchenko, El Lissitzky dan lainnya merupakan inspirasi yang besar bagi desainer-desainer radikal di barat. Banyak constructivis yang mendesain poster untuk segala hal, mulai dari film sampai propaganda politik.

Tokoh-tokoh

El Lissitzky

el lissitzky

Lazzar markovich Lissitzky atau lebih dikenal dengan El Lissitzkyadalah seorang desainer, fotografer, guru, tipografer, dan arsitek dari Rusia. Merupakan salah satu tokoh terpenting dalam Avant garde Rusia. Membantu mengembangkan suprematism dengan teman dan gurunya, Kazimir Malevich dan mendesain berbagai pameran propaganda untuk Uni soviet. Karyanya banyak mempengaruhi gerakan Bauhaus, constructivism, dan De Stijl.

Seluruh karir Lissitzky selalu berkaitan dengan kepercayaan bahwa seorang seniman dapat menjadi agen, yang kemudian diringkas olehnya: “das zielbewußte Schaffen” (karya berorientasi tujuan). Sepanjang tahun dia mengajar berbagai sekolah, posisi, dan media artistik, menyebar dan bertukar ide dengan tempo yang cepat. Pendirian inipun dia pegang ketika bekerja dengan Malevich saat memimpin kelompok seni suprematis, UNOVIS. Di tahun-tahun terakhirnya ia berpindah aliran ke tipografi, desain pameran, photomontage, dan desain buku. Menciptkan karya-karya bermutu dan memperoleh penghargaan untuk desain pamerannya. Ini berlanjut sampai ia meninggal, di 1941 saat dia menciptakan satu dari karya-karyanya yang terkenal, sebuah poster propaganda Soviet yang mengajak orang-orang untuk membuat lebih banyak tank untuk melawan Nazi dari Jerman.

Karya-karya Lissitzky:

layout majalah Merz Poster pameran di Zurich

Alexander Rodchenko

Alexander Mikhailovich Rodchenko adalah seorang seniman, pemahat, fotografer, dan desainer grafis Rusia. Satu dari para penemu aliran constructivism dan desain Rusia. Suami dari seniman Varvara Stepanova.

Rodchenko merupakan satu dari para constructivis dan productivis yang aktif setelah Revolusi Rusia. Dia bekerja sebagai pelukis dan grafik desainer sebelum berubah menjadi photomontage dan fotografi. Fotografinya beraliran sosial, inovatif secara formal, berlawanan dengan segi estetis seorang pelukis. Peduli dengan kebutuhan seri foto analitis-dokumenter, ia biasa mengambil foto dari sudut yang aneh, entah dari ketinggian atau dari bawah, untuk mengejutkan para penikmatnya. Ia menulis “seseorang harus mengambil gambar-gambar yang berbeda dari sebuah subjek, dari sudut pandang yang berbeda dan situasi yang berbeda, seperti sedang menelitinya dari segala sisi daripada hanya melihat dari lubang kunci yang sama berulang-ulang.”

Berikut karya-karya Rodchenko, “Dance” dan poster untuk film “The Battleship Potemkin”

Dance The Battleship Potemkin

3. Bauhaus

Bauhaus dalam bahasa inggris berarti ” House of Building ” atau ” Building of School “, yang artinya bangunan rumah atau bangunan sekolah, yang berdiri di Jerman, yang dimana untuk membantu perkembangan dunia desain dengan menggabungkan antara seni crafting dengan seni murni. Di bangun pada tahun 1919 kemudian di tutup pada tahun 1933. Sekolah Bauhaus ini dibangun oleh seorang berkebangsaan Jerman di Weimar, bernama Walter Gropius. Kemudian gaya Bauhaus ini banyak mempengaruhi beberapa perkembangan arsitektur modern dan dunia desain modern. Yang kemudian berkembang dalam seni, arsitektur, desain grafis, desain interior, industri desain, dan tipografi.

Bauhaus mulai dengan defenisi dari bahasa Utopia yang berarti “bangunan masa depan ” atau The building of the future ” yang bertujuan untuk menyatukan semua seni dalam satu kesatuan yang ideal. Yang kemudian muncul satu artis seni, Walter Groupies yang kemudian mengajarkan sebuah tehnik baru dalam mengajarkan mengenai seni yaitu segala bentuk seni bias didapatkan melalui pekerjaan tangan ( manual ), yang kemudian yang sebelumnya banguna Bauhaus adalah sebuah sekolah kemudian secara bertahap berubah menjadi sebuah tempat untuk mengadakan workshop.

Sekolah ini berdiri di tiga kota dalam negara Jerman, diantaranya adalah di Weimar dari 1919 – 1925, di Dessau dari tahun 1925 – 1932, di Berlin dari tahun 1932 – 1933 ) dibawah penanganan tiga direktor-arsitek, Gropius dari tahun 1919-1927, Hannes Meyer dari tahun 1927 – 1930, dan Ludwig Mies van der Rohe dari tahun 1930 – 1933, ini adalah tahun terakhir dimana kemudian sekolah ini ditutup pada masa Rezim Nazi di Jerman.

Tokoh

Gropius

Walter Gropius

Walter Adolph Georg Gropius adalah seorang arsitek Jerman dan pendiri Bauhaus. Bersama dengan Ludwig Mies van der Rohe dan Le Corbusier ia dianggap sebagai satu dari pioneer ahli arsitektur modern.

Pada tahun 1919 ia diangkat sebagai kepala dari Grand-Ducal Saxon School of Arts and Crafts. Sekolah inilah yang diubahnya menjadi Bauhaus yang terkenal di seluruh dunia.

Pada tahun 1923 dengan dibantu oleh Gareth Steele, Gropius mendesain handel pintu yang sekarang dijadikan sebagai icon desain abad 20, dan dianggap sebagai salah satu desain yang paling berpengaruh dalam aliran Bauhaus.

Gropius meninggal tahun 1969 di Boston Massachusetts, pada umur 86. Hinga sekarang ia dikenang bukan hanya dari berbagai bangunan yang dia bangun tapi juga dari distrik Gropiusstadt di Berlin.

Berikut karya-karya Gropius:

Door handle (1923) Monument of the March Dead (1920) Gropius House in Lincoln (1938)

Wassily Kandinsky 

Wassily Kandinsky merupakan salah satu guru besar di Bauhaus yang mulai terjun dalam sekolah Bauhaus dari tahun 1923 – 1933. Wassily Kandinsky mengajarkan mengenai teori warna dan bentuk yang lebih mengarah ke gaya abstract.  Kandinsky mempunyai target dalam pengajaranny, yaitu bagaimana murid mengerti apa itu abstrak, apa tujuan sebuah garis, bentuk dan warna di buat. Warna yang lebih sering diajarkan adalah berupa warna primer seperti biru, kuning, dan merah. dan bentuk yang diajarkan juga seperti bentuk primer persegi, segitiga, dan lingkaran dengan beberapa pengembangan.

Kandinsky sering menyebut apa yang diajarkannya sebagai “Analytical Drawing” dan “Primary Artistic Design”

berikut adalah beberapa karya dari Kandinsky

      

Foto dari guru Bauhaus dalam sekolah Bauhaus di Dessau. Dari paling kiri : Josef Albers, Hinnerk Scheper, Georg Muche, László Moholy-Nagy, Herbert Bayer, Joost Schmidt, Walter Gropius, Marcel Breuer, Vassily Kandinsky, Paul Klee, Lyonel Feininger, Gunta Stölzl and Oskar Schlemmer.

KRONOLOGIS ( 1919 – 1933  )

1919

Walter Groupies ditetapkan sebagai pemimpin yang pertama di Grand Ducal School of Fine Arts of Saxony di Weimar. Pada dasarnya sekolah ini menggabungkan dengan sekolah Art and Craft, yang di mana ditutup pada tahun 1915 dan dibuka kembali dengan pergantian nama menjadi Staatliches Bauhaus Weimar ( State Bauhaus Weimar ). Sekolah ini secara resmi ditemukan pada tanggal 1 April. Untuk program pertama Gropius mendalilkan programnya dengan tema mengambil suasana kesedihan selama perang dunia.

Meskipun masih dalam pengejaran sebuah impian, Program Gropius secara langsung mengarah pada keseluruhan kebenaran dan komitmen. Pada tahun yang sama, Gropius mencalonkan tiga artis besar Bauhaus : Pelukis; Lyonel Feininger, pemahat; Gerhard Marcks, dan seorang pelukis sekaligus guru seni; Johannes Itten. Pada dasarnya, empat pakar pada awalnya dalam melakukan tugasnya dijalankan dengan sistem bergilir. Pertama sekali, pembayan biaya perkuliahan dilakukan di ruang kelas dengan guru, untuk semester satu akan diajarkan kursus keahlian tangan diantaranya dengan menggunakan bahan emas, perak dan perunggu, dan juga melukis. Untuk tambahan, bagi perorangan juga tersedia kelas arsitektur bagi yang ingin belajar seni arsitek yang dimana ditutup pada tahun 1927.

1920

Pada bulan oktober, kembali mencalonkan Georg Muche sebagai guru. Selama menjalani setelah setahun, ruang kerja akhirnya selesai juga dibentuk : satu untuk seni pahat kayu dan batu, dan satu lagi untuk seni dekorasi ( wall painting ). Pada bulan Mei, dibentuk kembali ruang kerja untuk seni tembikar yang dibentuk di Dornburg / Saale.

Feininger mengambil bagian dalam ruang kerja seni lukis, Marcks untuk seni tembikar, untuk dapat berjalan dengan lancar maka semuanya itu dipimpin dan dilaksanakan dalam pengawasan Itten dan Muche. Untuk ujian semester diberikan oleh Itten.

Untuk pertama kalinya Bauhaus di Weimar mendapat permusuhan. Untuk perlawanan bersifat ideology, namun memanas pada masalah pengaruh artistic. Konflik itu dibawa keluar selama pertemuan politik, pada wartawan dan berbagai macam publikasi, dan pada akhirnya di Landtag of Thuringia. Pusat dari keuangan sekolah berlandaskan pada subsidi dari pemerintah, namun dengan konflik seperti ini dan dengan pergantian kepala daerah atau gubernur, ini dapat mengancam posisi Bauhaus yang akan membawa pada kehancuran dari Bauhaus.

1921

Pada awal tahun, Paul Klee dan Oskar dicalonkan menjadi guru, Lothar Schreyer mengambil pada tingkat departemen yang baru. Pada bulan Maret, pergantian posisi untuk organisasi pengajaran pada ruang kerja. Gropius mendapat tanggung jawab untuk membentuk kembali cabinet baru. Schlemmer mengepalai seni pahat batu, Muche mengambil bagian menjahit, dan Klee bidang penulisan buku.

Gropius dan Adolf Meyer membangun Haus Sommerfeld di Berlin dalam gaya ekspresionis.

Pada musim panas, Itten pergi ke kongres Mazdaznandi Leipzig. Muche dan Itten menyebarkan doktrin tentang inspirasi bergaya timur dan mendapatkan kesuksesan dalam mempengaruhi orang banyak, untuk menanggulangi berbagai masalah yang menimpa sekolah Bauhaus.

Theo Van Doesburg, salah satu anggota artis seni Belanda dalam kelompok ‘De stijl’ di Weimar juga, yang berjlaan tanpa ada halangan dari April 1921 sampai November 1922. Murid Bauhaus menhadiri pengajarannya dan kursusnya, yang dimana dia mengkritik tingkah laku kaum ekspresionis dan kursus kerajinan di sekolah mereka. Dia menyebarkan pandangannyapada konsep baru tentang desain konstruksionis, yang lebih mengarah pada teknologi. Van Doseburg memilki perbedaan pandangan dengan Bauhaus.

1922

Pada awal tahun, Gropius merekonstruksi ulang pemikirannya mengenai target atau sasaran seperti yang sebelumunya telah menjadi tujuan dari Bauhaus. Focus terbesarnya adalah langsung kepada menangkal metode industry dalam berproduksi dan akibatnya pada desain. Pada musim panas, konflik memanas dengan Itten, mantan kepala dari Bauhaus, yang dimana ia menolak ide baru itu.

Pembukaan pameran pertama oleh Journeymen dan diresmikan dibuka pada bulan April; pada bulan Juli, presentasi pada sebuah pameran arsitektur oleh Groopius dan Adolf Meyer. Komunitas Bauhaus akhirnya pun terbentuk. Vassily Kandinsky dicalonkan pada ruang kerja bagian dekorasi ( wall – painting ).

Pada bulan September, Theo Van Doesburg mengadakan kongres Dadaist dan konstruksionis di Weimar. Yang menjadi partisipan yaitu Kurt Schwitters, Hans Arp, Hans Richter, and the later Bauhaus master László Moholy-Nagy. Pada bulan yang sama, untuk acara perdana dari Schlemmer ” Triadic Ballet ” yang bertempat di Stuttgart.

1923

Pada Bulan Februari, Museum untuk seni dan kerajinan tangan membuka pameran yang memamerkan karya Itten dan dari berbagai macam karya tangan dari sekolah Bauhaus. Pada bulan Maret, Itten keluar dari Wiar. Dan Ia digantikan oleh artis seni konstruksionis László Moholy-Nagy, yang kemudian mengepalai ruang kerja seni logam dan kursus untuk persiapan masuk untuk selanjutnya.

Membuat persipan untuk ” pameran Bauhaus “, yang direncanakn akan diadakn pada bulan Agustus dan September sebagai bentuk aktivitas atau kegiatan yang komphrehensif kepada public. Dipertunjukkan dalam bentuk hasil karya dari ruang kerja dan kelas – kelas, dan seni murni dari guru Bauhaus, pameran karya arsitektur internasional. Bangunan rumah “Am Horn” di Weimar adalah projek independen dari sekolah. Pada bulan Agustus, “Bauhaus Week” mangambil tempat pada pertunjukan panggung, konser, dan ceramah.

Gropius membentuk konsep baru dengan slogan ” seni dan teknologi – kesatuan yang baru”.

Sejak musim dingin, termasuk kursus persiapan awal, pada semester pertama, pelajaran mengenai tekstur dengan Josef Albers, pada semester kedua “Ruang dan bahan” dengan Moholy-Nagy, kelas analisa dan kelas desain “warna” dengan Kandinsky dan teori desain “bentuk” dengan Klee.

1924

Pemilihan untuk hasil Thuringia Landtag pada mayarakat kelas menengah. Pada September, sebagai tindakan pencegahan, pemerintahan yang baru menarik kembali kontrak dengan para guru Bauhaus pada bulan April 1925. Pada November, hanya minoritas dari KPD (Communist ), SPD (Socialist ), dan DDP ( Democratis ) dalam komite financial yang menyuarakan persetujuan untuk dana subsidi.

Pada 26 Desember, para penegajar semua di Bauhaus mengadakan pertemuan untuk membahas solusi untuk sekolahnya pada tanggal 1 April 1925.

“Circle of Friends of the Bauhaus” dibentuk dengan tujuan meningkatkan moral dan latihan bagi sekolah. Marc Chagall, Albert Einstein, dan Gerhart Hauptmann adalah anggota yang terlibat didalamnya.

1925

Pada permulaan tahun, negosiasi yang bertempat dibeberapa kota dimana membicarakan menegenai kepastian akan kelangsungan sekolah, anatara lain di Frankurt am Main, dan Dessau. Beberapa para pengajar besar menegosiasikan mengenai kegiatan. Murid Bauhaus yang pertama, seperti Wilhelm Wagenfeld, Otto Lindig, dan Erich Dieckmann, mengambil pekerjaan mengajar disalah satu institute dibawah naungan Bauhaus di Weimar, “Weimar  State School for Architecture”, dibawah pimpinan Otto Bartning.

Pada Maret, dewan kota Dessau, dibawah inisiatif dari raja Fritz Hesse, memutuskan untuk mengambil alih Bauhaus sebagai sekolah Negara. Kelas – kelas mulai di Dessau untuk awal bulan April. Dengan pengecualian dari Marcks, semua pengajar harus mengikuti aturan sekolah ke Dessau. Beberapa pengajar dan murid, bagaimanapun juga adalah di luar kategori pasti, dan harus menunggu sampai bulan musim panas untuk dating ke Dessau.

Gropius memberitahukan program baru yang di dominasi oleh pentingnya industry dan sains bagi dunia desain. Dia mengumumkan bahwa target Bauhaus adalah untuk mendapatkan “Development of modern Housing” “from the simplest household appliance to the complete dwelling”. Gropius menyebutnya “systematic experimentation, both in theory and practice – in formal, technical, and economic fields”. Dia menjelaskan kalau ruang kerja itu adalah “Laboratorium” untuk memproduksi barang produksi Industri dalam bentuk prototype (tiruan/dummy). Di bulan Juni, pertama sekali “Bauhausbücher” ( buku Bauhaus ) diterbitkan oleh Gropius, Moholy-Nagy, Klee, Kandinsky, dan Mondrian.

Pada Bulan November, Bauhaus Co. Ltd. Dibentuk dan ditemukan untuk menjual produknya.

1926

Pada bulan Oktober, sekolah diberikan kuasa oleh pemerintah setempat, dan para pengajar diberkan gelar Profesor. Karena itu, Bauhaus pada akhirnya dapat membentuk ” School of Design”. Dan sekarang murid bias diberikan kemudahan untuk mendapat gelar Bauhaus Diploma.

Pada 4 Desember, lebih dari 1000 tamu menghadiri pembukaan sekolah baru di Dessau yang didesain oleh Gropius dan dilengkapi dengan hasil karya Bauhaus terdahulu. Bangunan di Dessau yang kita kenal sebagai Bauhaus masih tetap menjadi konsep dari seni arsitektur Bauhaus pada sekarang ini.

Pada pembukaan, berita utama pada majalah ” Bauhaus ” disebarkan; itu muncul tiap kwartal sampai 1929 dan keluar lagi pada 1931.

1927

Pada April, Departemen Arsitektur telah dipersiapkan dibawah pengawasan Hannes Meyer. Klee dan Kandinsky memberikan pengajaran dalam bentuk melukis bebas; ini adalah seni artistik murni yang pertama sekali diajarkan di Bauhaus.

Selama pengajaran setelah setahun, murid – murid menjadi lebih dan lebih lagi bersifat polikal. Pada bulan Juli, Muche meninggalkan Bauhaus dan digantikan oleh Gunta Stölzl pada salah satu ruang kerja.

1928

Gropius berhenti dari Bauhaus dan pada bulan April pergi ke Berlin untuk bekerja sebagai Arsitek. Moholy-Nagy, Bayer, dan Breuer juga keluar dari sekolah.

Atas saran dari Gropius, Hannes Meyer dicalonkan untuk menggantikan posisinya. Meyer menyarankan pendekatan lebih dalam bekerja dan di kelas. Dia menyadari bahwa kreativitas untuk menjadikan proses objektif, yang dimana gagasan itu didasari oleh persepsi rasional yang masuk akal. Dan Meyer mengkritik pendahulu yang bekerja di Bauhaus, menurutnya itu lebih terlalu bersifat formalis.

Pameran keliling  “Young painters at the Bauhaus” dibuka di Halle, sebelum menuju ke Braunschweig, Erfurt, dan Krefeld.

Terhitung di Bauhaus terdapat 166 murid; the Circle of Friends memiliki 460 anggota.

1929

Pada April dan Mei, Museum kesenian dan kerajinan di Basle menunjukkan “bauhaus itinerant show”, yang kemudian di presentasikan di Breslau., Mannheim, dan Zurich. Pertunjukan pameran adalah tampak luar dari pekerjaan Bauhaus yang berada dalam pengawasan Hannes Meyer.

Pada bulan Mei, Federal School of trade Unions merayakan kemjuannya itu.

Pada bulan Juli, ruang kerja untuk seni logam, pembuatan cabinet, dan dekoratif dijadikan satu yang diatur oleh Alfred Arndt.

Departemen untuk fotografi dibentuk dalam pengawasan Peterhans; Arsitek dan perenacan tata kota Ludwig Hilberseimer dicalonkan untuk menemapti departemen pembangunan Schlemmer meninggal Dessau pada bulan November.

 1930

Pada awal tahun, gamabr Bauhaus di tempatkan di pasar – pasar dan menjadi yang produk yang paling berhasil di sekolah.

Pada musim semi, Negara bagian Jerman mengadakan pameran “Société des artistes décorateurs français” di Paris yang di desain oleh Gropius, Bayer, Breuer, dan Moholy-Nagy.

Pemikiran politik pada murid – murid terus berkembang, menunjukkan sikap komunisnya, kepala sekolah, Hannes Meyer dipecat oleh dewan kota Dessau. Menurut rekomendasi oleh Gropius, Arsitek Ludwig Mies van der Rohe pada bulan April dicalonkan sebagai kepala sekolah, dan dia menerima tawaran tersebut.


1931

Pada Bulan April, Klee meninggalkan Bauhaus untuk sebuah persetujuan ke akademis di Düsseldorf, Gunta Stölzl keluar pada bulan Oktober.

Pada November, pemilihan untuk dewan kota Dessau mengambil tempat; NSDAP adalah kelompok terkuat. Hal pertama yang menjadi perhatian mereka adalah memberhentikan dukungan financial untuk Bauhaus dan pembongkaran bangunan tersebut.

1932

Pada awal tahun, arsitektur desain interior bernama Lilly Reich dicalonkan.

Pada 22 Agustus, pengumuman yang diberikan oleh NSDAP di dewan kota untuk menutup Bauhaus pada 1 Oktober telah disetujui dengan suara terbanyak dari KPD dan Raja
Hesse. Dan kelompok SPD yang mendukung kelangsungan sekolah, abstain dari pemilihan suara.

Mies van der Rohe memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya seperti privat di Berlin.

Pada semester di musim dingin, terhitung ada 14 murid. Kandinsky, Albers, Hilberseimer, Reich, dan Peterhans masih menjadi sebagai staff pengajar sampai saat itu.

1933

Pada 11 April, pada awal semester musim panas, Bauhaus menjadi dalam pengawasan serta pencarian polisi dan berada dalam segel. 32 murid ditangkap.

Pada 20 Juli, solusi terakhir Bauhaus adalah memutuskan pada konferensi para pengurus.

Surat dari Secret State Police, tertanggal 21 Juli, pembukaan kembali disetujui dalam beberapa kondisi : Kandinsky dan Hilberseimer diminta untuk menghapus jabatan mereka sebagai pengajar “standing on the soil of National Socialist ideology” dan kurikulum baru harus memenuhi “claim of the new state to its inner structure”.

Para pengajar yang paling berperan penting beremigrasi keluar selama beberapa tahun, diantaranya, Josef Albers (1933/USA), Vassily Kandinsky (1933/France), Paul Klee (1933/Switzerland), Walter Gropius (1934/Great Britain, 1937/USA), László Moholy-Nagy (1934/Netherlands, 1935/Great Britain, 1937/USA), Marcel Breuer (1935/Great Britain, 1937/USA), Ludwig Mies van der Rohe (1937/USA), Herbert Bayer (1938/USA), Walter Peterhans (1938/USA).

4. Futurism (1909-1915)

Futurism berkembang di Italia pada waktu yang bersamaan seperti Kubism berkembang di Perancis. Futurism adalah gerakan pertama yang mencoba lepas dari semua aspek kehidupan masa lampau. Kesenian pada masa ini memuja era mesin, kehidupan modern dan peperangan. Aliran Futurism merupakan sesuatu yang kontras dan menyegarkan dibanding Romanticism. Para Futurist juga menyukai kecepatan, kebisingan, polusi, dan perkotaan.

Dipelopori oleh Filippo Tommaso Marinetti (1876-1944), seorang sastrawan yang mendapat inspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi modern berkat teknologi mesin yang menghasilkan unsur gerak dan kecepatan sebagai unsur yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia di masa itu. Pada tahun 1909, Filippo Marinetti mempublikasikan sebuah manifesto “The Founding and Manifesto of Futurism” pada surat kabar Le Figaro tanggal 20 February 1909. Manifesto tersebut tidak hanya merayakan dinamisme era mesin tetapi juga menelantarkan masa lampau: “We will destroy the museums, libraries, academies of every kind…” Hal itu dikemukakannya secara berapi-api dengan maksud memicu emosi masyarakat. Ia menyadari betul kekuatan media massa yang dimilikinya sebagai editor dan penerbit.

Karena kekayaan keluarga dan sosoknya sebagai penyair dan penerbit yang menarik perhatian itulah, Filippo Marinetti berhasil membuat konsep Futurism ciptaannya meluas.

Manifesto dari Filippo Marinetti menuai banyak pendukung di Itali, termasuk sejumlah pelukis di Milan yang akhirnya membentuk kelompok Futurist utama. Anggota-anggotanya, antara lain: Giacomo Balla, Umberto Boccioni, Carlo Carra, Luigi Russolo (penemu “the art of noise”, mengacu pada suara-suara mesin dan kebisingan), dan Gino Severini. Pada tahun 1910, mereka mempublikasikan 2 manifesto lukisan futurist:Technical Manifesto of Futurist PaintingdanThe Manifesto of the Futurist Painters”. Futurism dalam seni rupa (sesuai dengan manifesto tersebut) adalah bagaimana menangkap unsur gerak (proses dan pergerakan) dan kecepatan ke dalam lukisan, menangkap dari yang mereka namakan “force line” dari suatu objek.

Para Futurist juga mempelajari prinsip aneka-tampak (multiviewpoint), yaitu memecah gambar menjadi fragmen-fragmen tumpang tindih (dari aliran kubisme) dan warna-warna cerah menjadi beberapa bagian (dari aliran neo-impressionism).

Futurism juga merupakan aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresi desain (huruf tidak hanya sebagai tanda bunyi tetapi juga sebagai lambang untuk menyampaikan suatu makna). Banyak penyair futurism yang memanfaatkan tipografi sebagai bagian ungkapan perasaannya dalam berpuisi.

Pada tahun 1915 (saat memasuki masa Perang Dunia I) aliran Futurism mulai pudar, namun gerakan tersebut telah memberi inspirasi bagi gerakan-gerakan seni modern lainnya seperti Russian Constructivism, Dadaism, Surrealism, dll.

Hasil-hasil karya Futurism:

Nude Descending a Staircase no. 2 Unique forms of continuity in space  Morning in the Village after Snowstorm  Cats (rayist percep.[tion] in rose, black, and yellow) Dynamism of a Dancer by Gino Severini